Jaga Transparansi, AWDI Serahkan Laporan Kinerja ke Direktorat Kemasyarakatan

JAKARTA | Siberjatim.co.id — Sebagai wujud tanggung jawab publik dan semangat transparansi, Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) secara resmi menyerahkan laporan tahunan organisasi kepada Direktorat Kemasyarakatan, Kementerian Dalam Negeri, pada Senin (19/05/2025).

Laporan tersebut merangkum dinamika dan capaian organisasi dari tahun 2022 hingga 2025, termasuk berbagai kegiatan penting seperti pelatihan jurnalistik, seminar edukatif, serta advokasi terhadap isu-isu kebebasan pers di Indonesia.

Ketua Umum AWDI, Budi Wahyudin Syamsu, menegaskan bahwa AWDI tidak hanya hadir sebagai wadah profesi, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai demokrasi.

“Wartawan bukan sekadar peliput, tetapi penjaga akal sehat publik. Karena itu, kami berkomitmen membina insan pers yang profesional, jujur, dan berpihak pada kepentingan rakyat. Kebebasan pers adalah fondasi demokrasi, namun harus diiringi tanggung jawab,” tegas Budi dalam keterangannya.

Tak hanya membahas program kerja, laporan AWDI juga mengungkap jumlah anggota aktif yang terus bertambah dan tersebar di berbagai provinsi. Rincian pendanaan organisasi serta penggunaan anggaran juga dipaparkan secara terbuka.

Namun, laporan tersebut juga menyentuh sejumlah persoalan krusial. Di antaranya keterbatasan dana operasional yang kerap menjadi tantangan, serta kebutuhan untuk membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan berbagai pihak—baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat sipil.

Menanggapi hal ini, Direktorat Kemasyarakatan memberikan apresiasi atas langkah transparan AWDI. Pihaknya menilai organisasi ini berperan penting dalam mendorong terbangunnya masyarakat yang lebih kritis dan melek informasi.

“Kami melihat AWDI sebagai mitra strategis dalam memperkuat demokrasi yang inklusif dan partisipatif. Komitmen mereka terhadap tata kelola organisasi yang akuntabel patut dicontoh,” ujar perwakilan Direktorat Kemasyarakatan.

Dengan laporan ini, AWDI berharap bisa memperkuat kepercayaan publik sekaligus memperluas jalinan kerja sama lintas sektor untuk menciptakan ruang informasi yang sehat, kritis, dan membangun.

  • Reporter: Minul Anggraeni