Foto : Pakubuwono XIV saat Hadiri Prosesi Abon-abon dan Penjamasan Pusaka Sunan Kalijaga, Minggu (24/5/2026).
DEMAK I sibernas.co.id – Sri Susuhunan Pakubuwono XIV menghadiri secara langsung prosesi tradisi Abon-abon di Kadilangu, Demak, Minggu (24/5/2026). Kehadiran Sinuhun menjadi penanda komitmen Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam menjaga dan melestarikan tradisi warisan leluhur yang telah berlangsung turun-temurun sejak era Mataram.
Tradisi Abon-abon merupakan prosesi penyerahan ubo rampe serta minyak dari Keraton Surakarta Hadiningrat kepada ahli waris Sunan Kalijaga menjelang pelaksanaan penjamasan pusaka yang diselenggarakan setiap tahun di Kadilangu.
Iringan penyerahan Abon-abon dari Keraton Surakarta dipimpin oleh utusan dalem Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Adipati Panembahan Dipokusumo. Setelah prosesi penyerahan berlangsung, Sri Susuhunan Pakubuwono XIV hadir secara langsung untuk mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.
Juru Bicara Resmi PB XIV, KPA Singonagoro, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan tahun pertama kepemimpinan Sri Susuhunan Pakubuwono XIV dalam melanjutkan tradisi Abon-abon yang selama ini menjadi bagian dari hubungan historis dan spiritual antara Kasunanan Surakarta dan Kadilangu.
“Ini tahun pertama pada kepemimpinan Sinuwun PB XIV yang tentunya Sinuwun melanjutkan tradisi yang juga dulu dilakukan pada era PB XIII,” ujar Singonagoro usai acara.
Menurutnya, kehadiran langsung Sinuhun dalam prosesi tersebut menunjukkan komitmen kuat Kasunanan Surakarta Hadiningrat untuk terus merawat nilai-nilai budaya, sejarah, dan tradisi yang diwariskan para leluhur.
“Kali ini Sinuwun secara langsung hadir dalam kegiatan ini untuk terus menjaga tradisi dari zaman Mataram,” tambahnya.
Tradisi Abon-abon sendiri menjadi salah satu simbol eratnya hubungan historis antara Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan keluarga besar Sunan Kalijaga di Kadilangu. Selain sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan para leluhur, tradisi ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai budaya dan spiritual yang telah hidup di tengah masyarakat Jawa selama berabad-abad.
Kehadiran Sri Susuhunan Pakubuwono XIV dalam prosesi tersebut mendapat sambutan hangat dari keluarga ahli waris Sunan Kalijaga serta masyarakat yang hadir, sekaligus menegaskan kesinambungan peran Kasunanan Surakarta Hadiningrat dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya Nusantara.

- Reporter : KRA. Sastronagoro.












