PONOROGO | Siberjatim.co.id – Lebih dari seribu peserta memadati Mapolres Ponorogo pada Minggu pagi (20/7/2025) dalam ajang Bhayangkara Run 2025, yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 dengan tema Polri Untuk Masyarakat, hal ini menunjukan bahwa kegiatan Bhayangkara Run 2025 ditujukan untuk seluruh masyarakat. Kegiatan ini terbagi dalam dua kategori utama yakni lari 5K dan 10K, yang diikuti oleh pelari dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga umum.
Menurut Ketua Panitia, IPTU Mohammad Mustofa Sahid yang juga menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Ponorogo, jumlah peserta yang tercatat mencapai 1.183 orang, dengan rincian 867 peserta mengikuti kategori 5K dan 316 peserta di kategori 10K. Namun, berdasarkan distribusi kaos, jumlah sebenarnya diperkirakan mencapai 1.350 orang.
“Mayoritas peserta berasal dari Ponorogo, tapi banyak juga dari luar kota seperti Wonogiri, Pacitan, Magetan, Madiun, Ngawi, bahkan Malang, Kediri, dan Bojonegoro,” jelas Mustofa Sahid.
Ajang ini menjadi magnet tersendiri bagi pecinta olahraga lari. Para pelari bersaing memperebutkan gelar juara di berbagai kategori yang terbagi atas pelajar dan umum, serta dibedakan berdasarkan jenis kelamin.
Pemenang Kategori 10K Umum Putra:
- 1. M. Rumdhon – 34:54.62
- 2. Affan Priyo – 35:35.49
- 3. Riki Kurniawan – 36:40.41
Pemenang Kategori 10K Umum Putri:
- 1. Cantika Regita – 44:09.94
- 2. Safira Amalima – 52:37.58
- 3. Lia Wahyu – 1:00:55.88
Kategori Pelajar 10K juga tak kalah menarik, dengan Arga Putra Mahardika keluar sebagai juara putra dengan waktu 38:16.77, dan Tahta sebagai juara putri dengan catatan waktu 49:31.77.
Sementara itu, pada kategori 5K umum, Surya Saputra tampil sebagai yang tercepat di putra dengan waktu 16:20.27, dan Afitria Kurniawati memimpin kategori putri dengan waktu 22:52.17.
Kategori 5K pelajar juga menyuguhkan talenta muda potensial. Fariq mencatatkan waktu tercepat di putra dengan 16:12.13, sedangkan Kayla Belvania Iffa memimpin putri dengan waktu 21:45.00.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang prestasi, tapi juga wadah promosi gaya hidup sehat.
“Semoga ke depan olahraga lari semakin membumi di Ponorogo. Kesehatan harus menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat,” ujar Mustofa Sahid.
Dengan antusiasme peserta yang begitu tinggi dan dukungan penuh dari masyarakat, Bhayangkara Run diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya mempererat sinergi antarwarga, tapi juga menggerakkan semangat hidup sehat di kalangan masyarakat Ponorogo dan sekitarnya.
- Reporter : Minul Anggraeni












