Warung di Lahan Sekolah Rakyat Ponorogo Dibongkar, Pedagang Berharap Tetap Diberi Tempat Berjualan

PONOROGO | Sibernas.co.id – Sejumlah warung yang berdiri di atas lahan aset milik Pemerintah Kabupaten Ponorogo di kawasan Jurang Gandul, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Babadan, dibongkar secara mandiri sebagai persiapan pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di sisi selatan Sirkuit Ban Bunder.

Lurah Kadipaten, Aji Condro Purnomo, S.IP, mengatakan bangunan tersebut berada di atas tanah aset daerah sehingga kawasan harus disterilkan sebelum pembangunan dimulai. Menurutnya, pemerintah telah memberikan peringatan kepada para pedagang untuk membongkar warungnya sendiri dengan batas waktu hingga 30 Juli 2026.

“Warung-warung itu berdiri di atas tanah aset daerah. Di belakang lahan tersebut akan dibangun Sekolah Rakyat, sehingga kawasan harus disterilkan. Untuk persoalan pembongkaran selanjutnya sudah kami serahkan kepada dinas terkait,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Salah seorang pedagang terdampak, Isnawan, mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat pembongkaran tersebut. Meski demikian, ia berharap pemerintah tetap memberikan kesempatan kepada pedagang lama apabila lokasi itu nantinya dimanfaatkan sebagai kawasan UMKM.

“Harapan saya, jika nantinya ada tempat untuk UMKM atau warung di lokasi tersebut, kami yang terdampak bisa diberi kesempatan untuk berjualan kembali,” kata Isnawan.

Pembongkaran warung merupakan bagian dari penyiapan lahan sebelum pembangunan fisik Sekolah Rakyat dimulai. Sebelumnya, Pemkab Ponorogo telah menyelesaikan proses administrasi dan legalitas lahan, sementara pekerjaan pematangan lahan saat ini tengah berlangsung sebagai tahap awal pembangunan program strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan.

  • Reporter: Minul Anggraeni