PONOROGO | Siberjatim.co.id — Antusiasme ribuan pencari kerja memenuhi Graha Watoe Dhakon, Kampus 1 UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Rabu (5/11/2025). Mereka datang dengan semangat dan harapan baru untuk meraih peluang kerja di ajang Job Fair Ponorogo 2025, yang resmi dibuka oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Kegiatan bergengsi ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ponorogo bekerja sama dengan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, dan berlangsung selama dua hari, 5–6 November 2025. Sebanyak 46 perusahaan turut serta, menawarkan 5.617 lowongan pekerjaan yang siap diisi oleh tenaga kerja lokal, termasuk 18 perusahaan yang langsung melakukan wawancara di tempat.
“Job Fair ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masa depan tenaga kerja Ponorogo,” ujar Bupati Sugiri dalam sambutannya. “Kami ingin para lulusan tidak hanya mencari kerja, tetapi juga siap menjadi tenaga profesional yang unggul.”
Selain membuka ribuan peluang kerja, Job Fair tahun ini juga menjadi ruang bertemunya semangat akademik dan dunia industri. Kepala Disnaker Ponorogo, Drs. Suko Kartono, M.M., menyebutkan bahwa kegiatan kali ini dirancang lebih praktis dan langsung menyentuh kebutuhan pencari kerja.
“Ada 18 perusahaan yang membuka wawancara di lokasi. Artinya, peserta tidak hanya datang menyerahkan berkas, tapi bisa langsung mengikuti proses rekrutmen dan berpeluang diterima di hari yang sama,” jelasnya.
Sementara itu, Prof. Miftahul Huda, Wakil Rektor III UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, menegaskan bahwa kampus memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan mahasiswa tidak hanya berilmu, tetapi juga siap bersaing di dunia profesional.
“UIN Ponorogo mendukung penuh kegiatan ini. Kami ingin alumni tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan siap beradaptasi dengan perubahan dunia kerja,” tuturnya.
Sebagai pelengkap agenda, panitia menghadirkan talkshow inspiratif bertema “Menyiapkan Mental Siap Kerja bagi Fresh Graduate”. Sesi ini menghadirkan pembicara dari kalangan profesional dan akademisi yang membagikan pengalaman nyata tentang pentingnya kesiapan mental sebelum memasuki dunia kerja.
Dalam talkshow, para peserta diajak untuk memahami arti self-awareness, kemampuan beradaptasi dengan perubahan, serta ketahanan menghadapi tekanan kerja. Materi juga menyinggung cara membangun kepercayaan diri, menghadapi kegagalan pertama di dunia kerja, hingga membentuk growth mindset yang menjadi fondasi kesuksesan karier.
Suasana talkshow berlangsung hangat dan interaktif. Banyak peserta yang mengaku mendapatkan motivasi baru untuk menghadapi dunia kerja dengan sikap yang lebih positif dan tangguh.
“Kadang kita terlalu fokus mencari pekerjaan tanpa mempersiapkan mental. Setelah ikut sesi ini, saya sadar pentingnya menjaga semangat dan kepercayaan diri,” ungkap salah satu peserta dengan antusias.
Job Fair Ponorogo 2025 bukan hanya membuka pintu kesempatan kerja, tetapi juga membuka cara pandang baru tentang bagaimana menjadi tenaga kerja yang berkualitas dan berdaya saing.
Dengan ribuan lowongan yang ditawarkan dan kegiatan inspiratif yang digelar, Disnaker Ponorogo berharap ajang ini dapat menjadi momentum penting dalam menekan angka pengangguran, memperluas kesempatan kerja, serta membangun generasi tenaga kerja unggul dan adaptif di Kabupaten Ponorogo.
- Reporter: Minul Anggraeni












