Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Gelar Pengabdian Masyarakat “Intervensi Mentalku” di Ponorogo,

Foto : Fakultas Vokasi Universitas Airlangga Gelar Pengabdian Masyarakat “Intervensi Mentalku” di Ponorogo, (26/10). 

PONOROGO I siberjatim.co.id – Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat bertajuk “Intervensi Mentalku”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 26 Oktober 2025, bertempat di Balai Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, dengan sasaran utama para lansia di wilayah tersebut.

Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Winda Kusumawardani, S.Kep., Ns., M.Kep selaku ketua tim, dengan beranggotakan dosen Departemen Kesehatan yang ahli di bidangnya dan mahasiswa pun diikutsertakan. Pengmas ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa Grogol, Bapak Jaluh Prasetyo.

Adapun pengmas ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, terutama di kalangan lanjut usia. Tiga narasumber dari Fakultas Vokasi turut memberikan materi sesuai bidang keahliannya.

Estu Meilani, S.Tr.Fis., M.Sc menyampaikan edukasi mengenai Fisioterapi pada Lansia sebagai upaya menjaga mobilitas tubuh di usia lanjut.

Drg. Narta Nikita S., drg., MDSc memberikan penyuluhan tentang Perawatan Gigi Palsu pada Lansia untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut.

Berliana Devianti Putri, M.Kes membawakan materi utama bertema Intervensi Mentalku, yang menyoroti pentingnya menjaga stabilitas emosi dan kesehatan mental pada lansia agar tetap produktif dan bahagia.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman awal peserta, dilanjutkan dengan senam bersama yang dipandu oleh tim pengabdian guna menjaga kebugaran fisik. Peserta kemudian mengikuti pemeriksaan tekanan darah dan kadar glukosa urin (CGU) sebagai bentuk deteksi dini kesehatan.

Setelah sesi penyuluhan dan diskusi interaktif bersama para pemateri, kegiatan ditutup dengan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima materi edukasi.

Menurut Ketua Tim Pengabdian, Winda Kusumawardani, kegiatan ini diharapkan tidak hanya untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi menjadi wadah kolaborasi antara akademisi dan masyarakat desa.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa kesehatan fisik dan mental merupakan dua hal yang saling berkaitan dan harus dijaga bersama, terutama pada kelompok lansia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Grogol, Jaluh Prasetyo, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim dari Universitas Airlangga yang telah berbagi ilmu dan perhatian kepada masyarakat desanya. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya para lansia yang membutuhkan pendampingan dan edukasi kesehatan,” tuturnya.

Melalui kegiatan Intervensi Mentalku ini, Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menegaskan peran aktifnya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan interdisipliner. Program ini menjadi bentuk sinergi antara dunia akademik dan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.

  • Reporter : Ika P.