PONOROGO | Siberjatim.co.id – Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, tampak semarak sepanjang bulan Agustus. Warga dari empat dukuh dan 34 RT bersatu merayakan Semarak Kampung Budaya, agenda tahunan yang sejak 2017 telah menjadi kebanggaan desa.
Puncak perayaan digelar pada 30 Agustus dengan Kirab Budaya Tirta Suci. Ratusan warga mengikuti arak-arakan budaya, menampilkan kesenian tradisional, hasil bumi, hingga kreasi unik dari masing-masing RT. Tradisi ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga mengajarkan makna kebersamaan dan pelestarian warisan leluhur. 
Selain kirab, warga juga menggelar sedekah bumi sebagai wujud syukur atas hasil pertanian yang melimpah.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Slahung, Nur Huda Rifai, S.STP., M.Si., serta Ketua Pamong Wengker, Heri Trimawan. Kehadiran tokoh tersebut menambah semarak acara sekaligus menunjukkan dukungan penuh terhadap pelestarian budaya desa.
Kepala Desa Tugurejo, Siswanto, menyebut Semarak Kampung Budaya sebagai wujud nyata persatuan warga. “Ini bukan hanya perayaan budaya, tapi juga cara kita menjaga kebersamaan. Setiap warga terlibat, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Inilah yang membuat Tugurejo istimewa,” ujarnya.

Siswanto menambahkan, pihak desa berkomitmen menjadikan acara ini sebagai ikon budaya Tugurejo. “Kami ingin tradisi ini terus ada, diwariskan ke generasi muda, supaya semangat guyub rukun tetap hidup di Tugurejo,” tegasnya.
Gelaran budaya ini bukan hanya memperkuat ikatan sosial masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadikan Tugurejo sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Ponorogo.
- Reporter : Minul Anggraeni












