Foto : Jhevi Nurvitria, Asper/KBKPH Ponorogo Barat, saat bersama dengan Jurnalis Ponorogo, Selasa (26/5/2026).
PONOROGO I sibernas.co.id – Sosok muda penuh semangat kini dipercaya memimpin kawasan hutan strategis di Ponorogo barat. Jhevi Nurvitria resmi menjabat sebagai Asper/KBKPH Ponorogo Barat tahun 2026. Kehadirannya membawa energi baru dalam pengelolaan kawasan hutan sekaligus penguatan sistem mitigasi kebakaran hutan di wilayah barat Ponorogo.
Sebagai Asper/KBKPH Ponorogo Barat, Jhevi memimpin sejumlah kawasan penting yang meliputi wilayah Guyangan Kecamatan Slahung, Karangpatihan Kecamatan Balong hingga wilayah Watubonang Kecamatan Badegan. Kawasan tersebut dikenal memiliki tingkat kerawanan kebakaran hutan cukup tinggi saat musim kemarau tiba sehingga membutuhkan pengawasan dan penanganan serius. Meski tergolong muda, pengalaman Jhevi di lingkungan Perhutani cukup matang.
Sebelum menjabat di Asper / KBKPH Ponorogo Barat, dirinya juga pernah dipercaya menjadi Asper Lawang Barat Pasuruan, Jawa Timur selama delapan bulan. Setelah itu, ia melanjutkan tugas sebagai Asper Lawu DS Utara, Jogorogo Ngawi selama sembilan bulan sebelum akhirnya dipercaya memimpin Asper / KBKPH Ponorogo Barat ini.
Berbekal pengalaman tersebut, Jhevi Nurvitria K, dikenal sebagai sosok pemimpin muda yang enerjik dan cantik, cepat beradaptasi dan memiliki kemampuan koordinasi yang kuat. Ia juga dinilai memiliki pemahaman teknis lapangan yang baik dalam pengelolaan kawasan hutan serta mitigasi bencana kebakaran.
Saat dikonfirmasi terkait program kerjanya sebagai Asper/KBKPH Ponorogo Barat, Jhevi menegaskan bahwa tantangan utama yang saat ini dihadapi adalah datangnya musim kemarau lebih awal. Menurutnya, kondisi tersebut meningkatkan potensi kebakaran hutan sehingga diperlukan langkah antisipasi secara cepat dan terukur.
Sebagai langkah awal, Jhevi membentuk Tim FDI atau “Fire Danger Index”, yaitu sistem pemantauan dan peringatan dini terhadap potensi kebakaran hutan yang diterapkan oleh Perhutani. Tim tersebut bertugas melakukan patroli kawasan, pemetaan titik rawan serta pengawasan intensif untuk meminimalkan risiko kebakaran.
Tidak hanya fokus pada internal, Jhevi juga membangun koordinasi lintas sektor bersama Polsek, Koramil, KPH, BPBD hingga Dinas PUPR Kabupaten Ponorogo. “Sinergi kita lakukan untuk memperkuat sistem penanganan kebakaran hutan agar dapat bergerak cepat saat terjadi kondisi darurat. Selain membentuk Tim FDI, pihaknya juga memasang papan imbauan di sejumlah titik kawasan hutan,” terang Jhevi, Selasa (26/5/2026).
Selain itu, menurutnya langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan mencegah kebakaran. Dengan kepemimpinan yang muda, cerdas dan visioner, Jhevi Nurvitria kini menjadi simbol lahirnya generasi baru pemimpin kehutanan di Ponorogo Barat.
- Reporter : Anang Sastro.












