MADIUN | Siberjatim.co.id – Sebanyak 68 siswa calon warga tingkat 2 Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Pusat Madiun secara resmi diberangkatkan dalam prosesi salamatan yang berlangsung khidmat di Padepokan Agung Graha Wiratama, Jl. Merak No. 10, Nambangan Kidul, Manguharjo, Kota Madiun, Sabtu (14/6/2025).
Acara ini dihadiri oleh Ketua Dewan Pusat PSHT, Kangmas H. Issoebiantoro, S.H., jajaran anggota dewan, panitia pendadaran, serta seluruh calon warga tingkat 2. Kegiatan tersebut menjadi awal dari rangkaian pendadaran fisik dan mental yang puncaknya adalah pendakian Gunung Lawu sebagai bentuk ujian lahir dan batin menjelang pengesahan.
“Pendadaran ini bukan hanya soal fisik, tapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas sebagai wira anom. Saya berharap para siswa bisa memaknai proses ini sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang tangguh dan tidak mudah menyerah,” pesan Kangmas Issoebiantoro dalam sambutannya.
Untuk dapat mengikuti proses ini, para siswa harus memenuhi sejumlah syarat utama, di antaranya:
1. Telah menjadi warga tingkat 1 minimal selama 15 tahun sejak pengesahan.
2. Aktif dalam kegiatan pembinaan sebagai warga tingkat 1.
3. Lolos psikotes dan menguasai seluruh materi tingkat 1.
Setelah itu, siswa akan memasuki jenjang kelas C, kemudian naik ke kelas B setelah melewati ujian materi dan pendadaran mental spiritual. Di kelas B, mereka akan mendapatkan pelatihan fisik, jurus baru, dan pendalaman ke-SH-an. Ujian akhir menuju kelas A menjadi gerbang menuju status warga tingkat 2, dengan bekal tambahan jurus lanjutan dan pemantapan spiritual.
Dari total 136 siswa calon warga tingkat 2 tahun ini, 68 di antaranya mengikuti gelombang pertama yang diberangkatkan hari ini. Sisanya, sebanyak 46 peserta dari luar Zona 1 (termasuk Kalimantan, DKI Jakarta, dan daerah lain) akan diberangkatkan pada 24 Juni 2025.
“Pendakian ke Gunung Lawu ini memerlukan waktu tempuh sekitar 13 jam pulang-pergi. Ini bukan sekadar aktivitas fisik, tapi juga latihan kesabaran, kebersamaan, dan penguatan spiritual,” ujar Kangmas Ir. Tono Suharyanto selaku Koordinator Pendadaran, Sekretaris Umum PSHT Pusat Madiun, sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan.
Selain sebagai sarana uji ketahanan, pendakian ini juga menjadi simbol perjalanan batin para siswa menuju tingkat kematangan spiritual dan penghayatan nilai-nilai PSHT secara utuh. Para peserta juga telah dipersiapkan dengan berbagai perlengkapan dan ubo rampe untuk prosesi pengesahan yang akan dilaksanakan di puncak pendadaran.
Dengan semangat persaudaraan yang kuat, seluruh proses ini diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan membawa makna mendalam bagi para siswa calon warga tingkat 2 PSHT.
- Reporter : Minul Anggraeni












