PONOROGO | Sibernas.co.id – Dinamika pengisian kursi Wakil Bupati Ponorogo mulai diwarnai munculnya sejumlah figur yang menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses tersebut. Salah satunya Syaifuddin, yang akrab disapa Brodin.
Mantan anggota DPRD Kabupaten Ponorogo tersebut menyatakan kesiapannya untuk mengikuti proses pengisian kursi Wakil Bupati Ponorogo. Ia membawa pengalaman politik dan pendidikan sebagai bekal untuk ikut berkontribusi dalam pemerintahan daerah.
Brodin tercatat pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Ponorogo pada periode 2004–2009 dan kembali menjalankan tugas sebagai anggota legislatif pada periode 2009–2011.
Tidak hanya pengalaman di parlemen, Brodin juga memiliki latar belakang pendidikan di bidang ilmu politik. Ia pernah menempuh pendidikan pada Program Studi Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan Brodin mantap untuk mengikuti proses pengisian kursi Wakil Bupati Ponorogo. Ia menilai pengalaman selama berada di dunia politik, jaringan yang telah dibangun, serta pemahaman terhadap dinamika pemerintahan dapat menjadi bekal untuk menjalankan tugas apabila nantinya dipercaya.
Brodin mengatakan, gagasan yang dibawanya tidak muluk-muluk. Ia ingin meneruskan berbagai hal yang sudah berjalan sekaligus melakukan pembenahan terhadap sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian.
“Visi dan misi saya adalah meneruskan apa yang sudah dibawa dan membenahi beberapa hal yang perlu dibenahi,” ujar Brodin.
Ia juga menegaskan bahwa langkah yang diambilnya untuk mengikuti proses tersebut dilakukan secara mandiri. Brodin mengaku tidak membawa dukungan logistik besar sebagai modal utama.
Menurutnya, pengalaman, relasi, serta rekam perjalanan yang telah dijalani selama berada di dunia politik merupakan modal yang ingin ia tawarkan.
“Saya maju secara mandiri. Tidak ada logistik khusus yang saya bawa. Saya hanya membawa pengalaman, relasi dan apa yang saya miliki selama ini,” ungkapnya.
Bagi Brodin, keikutsertaannya bukan sekadar mengejar posisi, melainkan kesempatan untuk kembali memberikan kontribusi bagi daerah. Ia berharap proses pengisian Wakil Bupati Ponorogo dapat berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Disambut Baik Bunda Lisdyarita
Itikad Brodin untuk mengikuti proses pengisian kursi Wakil Bupati Ponorogo juga mendapat sambutan positif dari Bunda Lisdyarita.
Lisdyarita menyambut baik munculnya figur yang memiliki pengalaman politik dan menyatakan kesediaan untuk mengikuti proses tersebut. Menurutnya, setiap pihak memiliki hak untuk menyampaikan niat dan mengikuti mekanisme yang telah ditentukan.
Sikap tersebut sejalan dengan proses pengisian jabatan Wakil Bupati Ponorogo yang saat ini masih menunggu tahapan sesuai ketentuan pemerintah dan regulasi yang berlaku. Pemkab Ponorogo sebelumnya menyatakan masih berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan Kementerian Dalam Negeri terkait tahapan pengisian jabatan tersebut.
Di sisi lain, DPRD Kabupaten Ponorogo juga telah melakukan langkah persiapan dengan membahas rancangan tata tertib sebagai pedoman pemilihan Wakil Bupati untuk sisa masa jabatan.
Dengan munculnya Syaifuddin Brodin dan sejumlah nama lain, proses pengisian kursi Wakil Bupati Ponorogo semakin menarik untuk dicermati. Namun, seluruh tahapan tetap harus berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan hingga nantinya proses pemilihan dapat dilaksanakan.
Bagi Brodin sendiri, keputusan untuk ikut dalam proses tersebut menjadi langkah untuk kembali membawa pengalaman politik yang pernah dimilikinya ke dalam ruang pengabdian bagi Kabupaten Ponorogo.
- Reporter: Minul Anggraeni












