PONOROGO | Siberjatim.co.id – Sorotan tajam datang dari anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, H. Agung Priyanto, terkait minimnya perhatian pemerintah daerah terhadap geliat seni lukis lokal. Hal ini disampaikannya saat mengunjungi pameran tunggal bertajuk Suwung Jumengglung karya seniman MA. Fatkhurrohman, yang akrab disapa Pak Arif, pada Selasa (13/05/2025). Pameran tersebut digelar di bangunan lama bekas SMPN 3 Ponorogo sejak 3 Mei hingga 13 Mei 2025.
Priyanto menyayangkan fasilitas yang tidak representatif bagi para seniman untuk menampilkan karya mereka. “Kita harus hadir untuk para seniman, memberikan tempat yang layak agar karya mereka bisa dinikmati masyarakat luas. Ini bukan sekadar pameran, tapi proses membangun budaya dan karakter daerah,” ungkapnya.

Politisi yang dikenal dekat dengan dunia pendidikan dan seni ini menilai seni adalah bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda. Ia menekankan perlunya dukungan nyata dari Pemkab Ponorogo agar seniman tidak merasa bekerja sendiri. “Setiap anak muda punya potensi seni yang luar biasa. Pemerintah wajib hadir mendukung,” tegasnya.
Ia juga mengusulkan program kolaboratif antara pelukis senior dan pelukis muda untuk mengasah kreativitas dan keberanian berekspresi. “Harus ada ruang belajar yang aktif, bukan sekadar pameran. Ini soal pewarisan semangat dan teknik berkesenian,” lanjutnya.
Lebih jauh, Priyanto menyoroti rendahnya antusiasme masyarakat terhadap seni lukis. Sebagai solusi, ia mendorong agar sekolah-sekolah mengintegrasikan kunjungan ke pameran seni sebagai bagian dari kegiatan edukatif. “Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini pada karya seni, agar tumbuh rasa cinta dan apresiasi terhadap budaya,” ujarnya.

Tak lupa, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi Pak Arif dalam membangkitkan gairah seni lukis di Ponorogo. “Apa yang dilakukan Pak Arif ini luar biasa. Kami akan rembug bersama Bupati, yang juga seniman, untuk merumuskan langkah konkret dalam penyediaan ruang kreatif bagi para pelukis,” pungkasnya.
Dengan dorongan dari legislatif dan semangat para seniman lokal, Ponorogo diyakini mampu tumbuh menjadi kota yang kaya karya dan makna, tempat lahirnya mahakarya yang membanggakan Indonesia.
- Reporter : Minul Anggraeni












