Asah Kemampuan dan Jiwa Kewilayahan, Kodim Ponorogo Gelar Latihan Teknis-Taktis Teritorial TA 2025

PONOROGO | Siberjatim.co.id – Dalam rangka memperkuat profesionalisme prajurit kewilayahan, Kodim 0802/Ponorogo menggelar Latihan Teknis dan Taktis Teritorial Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung selama lima hari, sejak Senin hingga Jumat (19–23 Mei 2025), dengan pusat latihan di Makodim serta wilayah Koramil Tipe B 0802/17 Pulung.

Latihan ini melibatkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari seluruh jajaran Kodim 0802/Ponorogo dengan materi utama Blok Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN). Tujuannya jelas—mengasah kemampuan, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat jiwa kewilayahan para Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di lapangan.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Inf Dwi Soerjono, menegaskan pentingnya latihan ini sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan.

“Babinsa adalah prajurit terdepan yang bersentuhan langsung dengan rakyat. Mereka harus siap menghadapi berbagai dinamika di wilayah tugas. Oleh karena itu, latihan ini menjadi sangat penting untuk menjaga ketajaman naluri kewilayahan dan penguasaan medan,” tegas Dandim saat meninjau langsung kegiatan di Koramil Pulung, Rabu (21/05/2025).

Setelah dua hari digembleng secara teknis di Makodim, para peserta kemudian melanjutkan tahap taktis di lapangan dengan skenario-skenario berbasis kondisi riil di desa-desa. Empat desa dipilih sebagai lokasi latihan, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda agar Babinsa mampu menganalisa situasi, menyusun rencana, hingga menyampaikan laporan pembinaan teritorial (Binter) secara komprehensif.

Komandan Latihan, Kapten Czi M. Fachrodji, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga integritas dan nama baik satuan selama latihan berlangsung.

“Laksanakan setiap tahapan dengan rasa tanggung jawab penuh. Jaga sikap dan etika karena kita berada di tengah-tengah masyarakat. Gunakan kesempatan ini untuk memperdalam wawasan Binter dan mengasah insting kewilayahan,” pesannya.

Latihan ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan kapasitas, tetapi juga sarana menumbuhkan kembali semangat pengabdian prajurit kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat “bersama rakyat TNI kuat” terus digaungkan sebagai landasan pengabdian Babinsa di setiap jengkal tanah air.

  • Reporter : Minul Anggraeni