PACITAN | Sibernas.co.id — Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (DPC AWDI) Kabupaten Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) internal di kawasan Pantai Pidakan, Kabupaten Pacitan, Sabtu-Minggu (5–6 September 2026).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut tidak hanya menjadi ruang evaluasi organisasi, tetapi juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan antarpengurus dan anggota sekaligus menyusun sejumlah program kerja yang akan dijalankan ke depan.
Rakor mengangkat tema “Menguatkan Solidaritas, Meneguhkan Profesionalisme, Mengawal Demokrasi melalui Pers yang Berintegritas.” Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPC AWDI Ponorogo KRA. Anang Sastro, jajaran pengurus harian, serta anggota AWDI Ponorogo.

Ketua DPC AWDI Ponorogo, KRA. Anang Sastro, mengatakan pemilihan Pantai Srau sebagai lokasi kegiatan sengaja dilakukan untuk menghadirkan suasana berbeda dari aktivitas organisasi sehari-hari.
Menurutnya, suasana alam terbuka diharapkan dapat membuat komunikasi antarpengurus dan anggota semakin cair, sehingga pembahasan mengenai arah organisasi dapat dilakukan dengan lebih terbuka.
“Rakor kali ini sangat krusial bagi keberlangsungan organisasi. Selain mengevaluasi agenda kerja yang sudah berjalan, kita juga merumuskan langkah taktis ke depan agar keberadaan AWDI di Ponorogo bisa memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah,” ujarnya, Minggu (6/9/2026).
Ia menambahkan, penguatan solidaritas internal menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi. Terlebih, wartawan memiliki tanggung jawab untuk menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan tetap berpedoman pada kode etik.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Musyawarah Kerja, Yahya Ali Rahmawan, menyampaikan bahwa AWDI Ponorogo juga akan memperbanyak kegiatan sosial sebagai bagian dari kontribusi organisasi kepada masyarakat.
Menurut Yahya, wartawan dan media memiliki peran yang lebih luas. Selain menjalankan fungsi jurnalistik melalui pemberitaan dan penyampaian informasi, insan pers juga dapat hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat sosial dan kemanusiaan.
“Kita bersama menghilangkan image negatif, meminimalisir ungkapan bahwa wartawan tidak hanya bisa menulis berita dan mengungkap fakta, tetapi juga bisa berkegiatan positif dan sosial,” ungkapnya.
Yahya berharap kegiatan tersebut dapat membuka ruang sinergi yang lebih luas antara insan pers, masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai elemen lainnya.
Dalam rakor tersebut, sejumlah agenda organisasi turut dibahas. Di antaranya rencana peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan jurnalistik internal, pemantapan pemahaman dan penerapan kode etik profesi, serta persiapan program kemitraan dengan berbagai instansi lintas sektoral.
Forum berlangsung secara interaktif. Para anggota diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, evaluasi, maupun gagasan yang dinilai dapat mendukung kemajuan organisasi.
Setelah agenda resmi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah. Suasana tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk semakin mempererat rasa kekeluargaan sekaligus membangun komunikasi yang lebih solid di antara anggota DPC AWDI Ponorogo.
Melalui kegiatan tersebut, DPC AWDI Ponorogo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme anggota, serta menjalankan fungsi pers secara berintegritas dan bertanggung jawab kepada masyarakat.
- Reporter: Minul Anggraeni












