Kangmas Sigit Agus Hari Basoeki : SH Terate Didorong Menguatkan Ajaran Budi Luhur dan Bisa Menjadi Garda Depan Bangsa

Foto : Kangmas Sigit Agus Hari Basoeki : SH Terate Didorong Menguatkan Ajaran Budi Luhur dan Bisa Menjadi Garda Depan Bangsa, Sabtu (15/11/2025). 

JAKARTA I siberjatim.co.id – Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) ditegaskan memiliki peran strategis dalam mencetak manusia berbudi pekerti luhur yang mampu menjadi garda depan bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh Kangmas Sigit Agus Hari Basoeki, SH, M.Si, Ketua 1 Koordinator Bidang Organisasi, dalam penjelasannya mengenai pentingnya pengembangan SH Terate di seluruh Indonesia.

Menurut Kangmas Sigit, pengembangan organisasi tidak boleh dimaknai hanya sebagai perluasan struktur, jumlah warga, atau penambahan cabang. Yang terpenting adalah bagaimana SH Terate tetap menjadi wadah pendidikan budi pekerti luhur dan karakter yang kuat bagi generasi muda.

“Pengembangan SH Terate adalah upaya strategis untuk menjaga ajaran budi luhur yang menjadi inti perguruan ini. Ketika nilai-nilai ini tertanam, para warga SH Terate akan tumbuh menjadi pribadi kuat, berkarakter, dan siap berada di garda depan bangsa,” tegas Kangmas Sigit saat Rapat Kosolidasi di DKI Jakarta Pusat, tepatnya di Mako Lanmar Kwini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/11/2025).

Ia menambahkan bahwa ajaran Setia Hati sejak dahulu dirancang untuk membentuk manusia yang berjiwa ksatria, jujur, rendah hati, dan mampu membawa kedamaian serta manfaat bagi masyarakat. Inilah yang membedakan SH Terate dari sekadar perguruan bela diri.

“Budi luhur adalah pondasi utama. Warga SH Terate harus mampu menghadirkan sikap santun, ketegasan dalam kebaikan, serta komitmen terhadap kemanusiaan. Itulah modal untuk tampil sebagai pelindung, pelayan, sekaligus penggerak bangsa,” katanya.

Kangmas Sigit menegaskan bahwa peran SH Terate sebagai bagian dari kekuatan moral bangsa menjadi semakin penting di tengah tantangan era digital, perubahan sosial, dan derasnya arus informasi. Karena itu, pendidikan ke-SH-an yang benar, terarah, dan sesuai pakem harus terus dijaga.

“Kita ingin warga SH Terate tidak hanya kuat fisiknya, tetapi juga kuat jiwanya. Mereka harus siap menjadi sumber keteladanan di lingkungan masing-masing. Dengan budi pekerti yang luhur, mereka akan menjadi benteng moral bagi bangsa,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa SH Terate harus terus hadir melalui pengabdian sosial, keterlibatan dalam pembinaan generasi muda, serta kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan begitu, keberadaan SH Terate bukan hanya dirasakan oleh warganya, tetapi oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Ketika warga SH Terate mampu menerapkan ajaran budi luhur dalam tindakan, maka mereka otomatis menjadi bagian dari garda depan bangsa yang menjaga harmoni, menghidupkan nilai kemanusiaan, dan menjadi tiang penyangga moral di tengah masyarakat,” tandasnya.

Dengan tekad tersebut, SH Terate diharapkan terus tumbuh sebagai perguruan/organisasi yang tidak hanya mencetak pesilat tangguh, berpretasi, tetapi juga manusia yang berkarakter mulia dan menjadi kekuatan positif bagi bangsa Indonesia.

  • Reporter : Hilm/Putra/Ang.